$document->setGenerator(''); Pengadilan Agama Tarakan
Home

postheadericon Ketua PA Tarakan: Bekerja Cermat dan Junjung Kode Etik

alt

“Seorang panitera pengganti hendaknya bekerja cermat, tanggap, dan menjunjung kode etik profesi”. Demikian nukilan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama (PA) Tarakan, Drs. Saifudin, M.HI. dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan panitera pengganti, Selasa (1/9). Pelantikan panitera pengganti atas nama Ahmad Anas Rusyadi, S.H. tersebut bertempat di Ruang Sidang Utama PA Tarakan. Hadir turut menyaksikan seluruh hakim dan pegawai PA Tarakan.

Ketua PA mengingatkan, sumpah bukan hanya disaksikan oleh segenap pegawai yang hadir, namun juga disaksikan oleh Allah SWT. Karena itu, sumpah yang diucapkan harus benar-benar diresapi dan dipatuhi dalam menjalankan tugas.

Ada tiga sari pesan yang disampaikan Ketua PA dalam kesempatan tersebut. Pertama, kedudukan panitera pengganti sangat penting dan menentukan kualitas sebuah putusan. Baik dan buruknya putusan bergantung seberapa lengkap berita acara sidang dalam memuat seluruh rangkaian pemeriksaan perkara. Karena itu, panitera pengganti harus bekerja dengan teliti, tanggap dan berita acara sidang yang dibuat mencerminkan fakta. “Jangan segan untuk bertanya kepada yang lebih berpengalaman jika ada kesulitan”, nasihatnya.

Kedua, diperintahkan kepada seluruh panitera pengganti agar menggunakan SIADPA Plus sebagai penunjang tugas pokok. “Siapapun yang tidak menggunakan SIADPA Plus akan ketahuan. Seperti amar putusan yang tidak diisi, tanggal minutasi kosong, dan sebagainya”, tegasnya. Implementasi SIADPA memang memudahkan dalam bekerja. Di dunia tekhnologi yang kian berkembang pesat penggunaan piranti IT sudah menjadi keharusan. Bahkan pelaporan perkara juga sudah menggunakan sistem paperless.

Selanjutnya...

 

postheadericon Upacara Gabungan Peringati HUT MA ke-70

alt

Foto Gedung Mahkamah Agung

 

Tepat tanggal 19 Agustus 2015 Mahkamah Agung (MA) RI genap seusia Republik ini: 70 tahun. Mengambil tema “Meningkatkan Kepercayaan Publik Melalui  Independensi Lembaga Peradilan”  seremoni tahunan dirayakan di seluruh pengadilan di Indonesia, tak terkecuali di Tarakan.

Pada Rabu (19/8) upacara gabungan yang melibatkan Pengadilan Agama (PA) dan Pengadilan Negeri (PN) Tarakan diselenggarakan di halaman kantor PN Tarakan. Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua PA Tarakan, Drs. Saifudin, M.HI. Di samping seluruh pegawai yang hadir, turut pula hadir para pensiunan pegawai PA dan PN Tarakan.

alt

Para hakim dan panitera foto bersama

 

Pada kesempatan itu inspektur upacara membacakan amanat Ketua MA yang diawali dengan interogasi filosofis, yakni apakah seluruh aparat peradilan telah melaksanakan amanat konstitusi. Pasal 24 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan.

Karena itu, Ketua MA berharap banyak hal agar lembaga peradilan semakin dipercaya publik. Pertama, jabatan hakim yang berpredikat “Yang Mulia” mengandung bobot tanggungjawab dan beban moral yang tinggi   dalam memutus perkara yang seadil-adilnya. Jangan sampai profesi mulia itu justru dijadikan alat untuk memperkaya diri dengan cara melawan hukum sehingga mencoreng citra lembaga peradilan. “Wibawa hakim tidak dibangun berdasarkan kemewahan hidup. Tapi berdasarkan keilmuan, rasionalitas hukum, dan integritas moral.”, amanatnya.

Selanjutnya...

 

postheadericon Pekik Kemerdekaan dari Bumi Tarakan

alt

Seluruh peserta foto bersama usai upacara


Pekik kemerdekaan membahana di seluruh antero Tanah Air. Semangat nasionalisme bangkit untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang merebut tanah air dari tangan penjajah. Siapapun yang memiliki semangat cinta tanah air akan bergetar mendengar lagu Indonesia Raya digemakan, bendera Merah Putih dikibarkan, dan hening mengenang para pahlawan direnungkan.

Situasi khidmat inilah yang juga tergambar dalam upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Senin (17/8). Bertempat di halaman kantor PN Tarakan upacara yang dimulai pukul 07.00 Wita, itu diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama (PA) dan PN Tarakan. Bertindak sebagai Pembina upacara Ketua PN Tarakan, H. Sumino, S.H., MH.

Selanjutnya...

 

postheadericon Dari Olahraga untuk Indonesia

alt

Masih dalam rangkaian semarak HUT Kemerdekaan RI ke-70, Pengadilan Agama (PA) dan Pengadilan Negeri (PN) Tarakan mengadakan lomba futsal di halaman PN Tarakan, Jumat pagi (14/8). Acara berlangsung sangat meriah dan menghibur karena para pemain memakai sarung sebagai kostum tambahan.

Diawali laga kelompok wanita, mempertemukan ibu-ibu dari PA melawan PN dengan durasi permainan 20 menit. Sepuluh menit pertama PN sempat mendominasi dan unggul dengan skor 1-0. Namun PA tidak patah arang dan terus menggempur benteng pertahanan lawan hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Sampai peluit akhir berbunyi kedua tim tetap tidak mengubah kedudukan dan keduanya harus adu pinalti. Suasana kian menegangkan karena kedua tim tak kunjung menghasilkan gol. Hingga akhirnya tim wanita PN Tarakan berhasil menjuarai laga dengan kedudukan menang tipis 2-1.

Laga dilanjutkan tim pria. Jual beli serangan terus dipertontonkan. Meski menguras nafas dan tenaga, karena kedua tim hampir tidak terbiasa bermain futsal, namun permainan sangat menarik. Di babak pertama gawang kedua tim tidak kebobolan. Namun di babak kedua intensitas serangan tim PA terus meningkat hingga berhasil melesakkan dua gol ke gawang lawan dan sekaligus menahbiskan diri sebagai juara.

Selanjutnya...

 
KETUA

Drs. Saifudin, M.HI.
NIP. 196002081993031001

Kalender
Link














sikep

infoperkara
Pendapat Anda
Apakah Situs Ini Bermanfaat Untuk Anda?
 
portal-rakernas-mari